<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title></title>
	<atom:link href="http://ceritamingguini.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ceritamingguini.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 26 Aug 2009 05:33:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ceritamingguini.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title></title>
		<link>http://ceritamingguini.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ceritamingguini.wordpress.com/osd.xml" title="" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ceritamingguini.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Cuma trial and trial and trial and trial and…</title>
		<link>http://ceritamingguini.wordpress.com/2009/08/26/cuma-trial-and-trial-and-trial-and-trial-and%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://ceritamingguini.wordpress.com/2009/08/26/cuma-trial-and-trial-and-trial-and-trial-and%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2009 05:33:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cerita minggu ini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aboks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritamingguini.wordpress.com/?p=236</guid>
		<description><![CDATA[Untuk menjadi paham adalah penting. Seorang anak kecil rela dengkul&#38;tumitnya berdarah atau giginya tanggal demi mempelajari sebuah sepeda. Awalnya memang ia cuma ingin bisa naek sepedaan dengan temennya, tapi kemudiann ia bakal mengerti bahwa sepeda juga dapat menjadi tiket menuju pelajaran selanjutnya, sepeda motor. Dan banyak hal menyenangkan yang bakal ia lakukan dengan sepeda motor [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritamingguini.wordpress.com&amp;blog=3944856&amp;post=236&amp;subd=ceritamingguini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk menjadi paham adalah penting.</p>
<p>Seorang anak kecil rela dengkul&amp;tumitnya berdarah atau giginya tanggal demi mempelajari sebuah sepeda. Awalnya memang ia cuma ingin bisa naek sepedaan dengan temennya, tapi kemudiann ia bakal mengerti bahwa sepeda juga dapat menjadi tiket menuju pelajaran selanjutnya, sepeda motor. Dan banyak hal menyenangkan yang bakal ia lakukan dengan sepeda motor kelak.<span id="more-236"></span></p>
<p>Di sebuah pemeran yang disposori oleh <a href="http://www.jwt.com" target="_blank">JWT</a>. Ada sebuah lukisan dangan cetakan braille, di mana huruf-hurufnya bertulisakan “jangan setuh!” tapi satu-satunya cara mengetahuinya hanya dengan menyentuhnya.</p>
<p>Untuk menjadi paham memang diperlukan keberanian, tapi kebanyakan dari kita terlalu takut ambil resiko lalu akhirnya main aman. Tapi itu yang membuat kita menjadi standar. Berbuat salahlah kalau memang itu diperlukan. Tulisan braille tidak dibaca oleh mata, tapi dengan diraba. Sebuah keinginan untuk paham yang harus ditebus dengan kesalahan.</p>
<p>Dalam sebuah <em>creative environment</em>, berbuat salah kadang dianjurkan.</p>
<p>Membuat tulisan putih di atas <em>background</em> hitam manurut David <a href="http://www.ogilvy.com">Ogilvy</a> hanya akan menimbulkan kebingungan. Tapi lihat berapa banyak  iklan saat ini yang melangar teori itu. Bahkan beberapa dibuat oleh biro iklan <a href="http://http://en.wikipedia.org/wiki/David_Ogilvy">sang legenda iklan</a> itu sendiri.</p>
<p>Jadi mulai sekarang berhenti melototin gw klo cuma salah nge-print, buang-buang kertas dan sedikit gak efisien hehehe. Percaya deh ini worthy buat semua.</p>
<p><em>Lets makes a better mistakes tomorow</em> Huahahahahaha…</p>
<p>(Untuk semua Bos di dunia yg sok hemat &amp; efisien)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ceritamingguini.wordpress.com/236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ceritamingguini.wordpress.com/236/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ceritamingguini.wordpress.com/236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ceritamingguini.wordpress.com/236/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ceritamingguini.wordpress.com/236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ceritamingguini.wordpress.com/236/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ceritamingguini.wordpress.com/236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ceritamingguini.wordpress.com/236/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ceritamingguini.wordpress.com/236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ceritamingguini.wordpress.com/236/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ceritamingguini.wordpress.com/236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ceritamingguini.wordpress.com/236/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ceritamingguini.wordpress.com/236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ceritamingguini.wordpress.com/236/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritamingguini.wordpress.com&amp;blog=3944856&amp;post=236&amp;subd=ceritamingguini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritamingguini.wordpress.com/2009/08/26/cuma-trial-and-trial-and-trial-and-trial-and%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/09431e5fe3d22c27a5bf2bb4096fcfbc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ceritamingguini</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Identity or Chemistry??</title>
		<link>http://ceritamingguini.wordpress.com/2008/11/23/identity-or-chemistry/</link>
		<comments>http://ceritamingguini.wordpress.com/2008/11/23/identity-or-chemistry/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Nov 2008 12:53:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cerita minggu ini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritamingguini.wordpress.com/?p=217</guid>
		<description><![CDATA[Salah seorang teman laki-lakiku pernah berkata padaku, “Un, you make me feel like a king.” Teman kakakku pernah menulis, “Un, you make me feel like a man.” Karena aku bingung dengan statement mereka, lantas aku berfikir, kualitas apa yang ada dalam diriku, sehingga mereka bisa merasa demikian? Apa yang telah kulakukan? Apakah aku menunjukan kualitas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritamingguini.wordpress.com&amp;blog=3944856&amp;post=217&amp;subd=ceritamingguini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/potocerita/iden.jpg" alt="" width="160" height="160" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Arial;">Salah seorang teman laki-lakiku pernah berkata padaku, “<em>Un, you make me feel like a king</em>.” Teman kakakku pernah menulis, “<em>Un, you make me feel like a man</em>.” Karena aku bingung dengan statement mereka, lantas aku berfikir, kualitas apa yang ada dalam diriku, sehingga mereka bisa merasa demikian? Apa yang telah kulakukan? <span id="more-217"></span>Apakah aku menunjukan kualitas stereotip gender tentang bagaimana seorang perempuan pada umumnya ketika bersama dengan laki-laki? Apakah aku penuh kelembutan, manis, manja, dan penurut ketika bersama dengan mereka? Sepertinya, aku tidak memilki sifat seperti itu. Aku lebih kearah pemberontak dan kritis ketika bersama mereka. Selalu bertanya dan ingin tahu segala hal saat brainstorming dengan mereka.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Arial;">Aku kemudian berpikir, <em>do I need a man to make me feel like a woman? Do I ever feel like a woman because of the existence of a man?</em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Arial;"><em><br />
</em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Arial;">Mendapatkan identitas untuk sekedar diakui keberadaannya bukanlah jaminan untuk bisa mempertahankan sebuah hubungan cinta adam dan hawa. Sedangkan <em>chemisty</em> itu seperti senyawa yang kadang dirasakan seseorang saat merasakan perasaan “<em>just clik</em>” saat bertemu dengan seseorang.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Arial;">Lalu, aku berpikir apakah aku sedang mencari identitas atau<em> chemistry</em>?? Terus, apa penjelasan terhadap perasaanku ketika aku mengalami <em>affectionate</em> <em>moment</em> dengan B? Apakah karena perlakuannya terhadapku? Atau karena adanya chemistry diantara kami yang membuat perbedaan itu menjadi terlihat afeksi terhadap satu sama lain? </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Arial;">Tapi senyawa <em>chemistry</em> itu sudah menjadfi virus bagiku, virus yang kadang menyerang tiba-tiba seperti <em>shock therapy</em> tapi inilah sensasinya. Virus itu menyerang memberi setangkup rasa akan sebuah cinta, setangkup rasa untuk melupakan meninggalkan masa lalu demi masa sekarang dan masa yang akan datang. Meskipun, aku tak pernah tahu siapa sebenarnya B. Apakah B datang untuknya? Ataukah B hanya tinggal sementara, lalu menghilang??? Entahlah… yang jelas aku menikmati sensasi itu bersama B….</span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ceritamingguini.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ceritamingguini.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ceritamingguini.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ceritamingguini.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ceritamingguini.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ceritamingguini.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ceritamingguini.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ceritamingguini.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ceritamingguini.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ceritamingguini.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ceritamingguini.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ceritamingguini.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ceritamingguini.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ceritamingguini.wordpress.com/217/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritamingguini.wordpress.com&amp;blog=3944856&amp;post=217&amp;subd=ceritamingguini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritamingguini.wordpress.com/2008/11/23/identity-or-chemistry/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/09431e5fe3d22c27a5bf2bb4096fcfbc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ceritamingguini</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/potocerita/iden.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Lagi-Lagi Nama Samaran</title>
		<link>http://ceritamingguini.wordpress.com/2008/11/20/lagi-lagi-nama-samaran/</link>
		<comments>http://ceritamingguini.wordpress.com/2008/11/20/lagi-lagi-nama-samaran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2008 12:20:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cerita minggu ini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Restu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritamingguini.wordpress.com/?p=215</guid>
		<description><![CDATA[“Apalah Arti Sebuah Nama” adalah frase milik William Shakespeare yang begitu melegenda. Siapa yang setuju? Gw nggak!! “Nama” adalah sesuatu yang sakral menurut gw. Seorang manusia lahir ke dunia, telanjang, suci, namun tak berdaya. Lalu orangtua memberikan nama sebagai tanda identitas diri bagi si bayi. Pemberian nama juga tidak asal jadi karena pemberian nama ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritamingguini.wordpress.com&amp;blog=3944856&amp;post=215&amp;subd=ceritamingguini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:left;text-indent:.5in;"><img class="alignnone" src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/potocerita/okami1preview.jpg" alt="" width="160" height="127" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;">“Apalah Arti Sebuah Nama” adalah frase milik William Shakespeare yang begitu melegenda. Siapa yang setuju? Gw nggak!!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;">“Nama” adalah sesuatu yang sakral menurut gw. Seorang manusia lahir ke dunia, telanjang, suci, namun tak berdaya. Lalu orangtua memberikan nama sebagai tanda identitas diri bagi si bayi. Pemberian nama juga tidak asal jadi karena pemberian nama ini kerap dibarengi dengan perhelatan bubur merah bubur putih yang dibagikan ke tetangga sekitar setelah sebelumnya diadakan doa bersama.<span id="more-215"></span> Nama diciptakan khusus mengandung makna dan harapan yang luar biasa agar kelak, dengan menyandang nama tersebut si anak menjadi apa yang diinginkan orang tuanya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;">Tapi, ada satu fenomena yang entah dimulai sejak kapan dan oleh siapa, yang jelas dari mulai gw duduk di SD sampai bangku kuliah, hampir semua teman-teman gw punya nama “samaran”. Seorang teman mempunyai nama <strong>Rai Bagus Triadi</strong> dipanggil “Molly” katanya singkatan dari “monyet lincah”, satu teman lagi bernama <strong>Ruhimat Hudaya</strong> dipanggil “Tubles”. Jelas terlihat perbedaan yang begitu signifikan (heuheu…) antara nama asli dan nama samaran itu, gw yakin nama asli mereka memiliki arti/makna yang baik, tapi entah kenapa mereka terlihat lebih nyaman dengan nama samarannya itu, selebihnya, di antara sekian banyak nama teman-teman gw, yang gw inget sampai sekarang adalah nama samaran mereka, nama aslinya entah siapa gw lupa.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;"><span> </span>Rasa penasaran membuat naluri Einstein gw muncul, akhirnya gw mengadakan penelitian kecil dengan mewawancarai orang-orang di sekitar gw yang punya nama samaran. Berikut adalah latar belakang munculnya nama samaran tersebut:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><strong><span style="font-family:&quot;"><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span></strong><!--[endif]--><strong><span style="font-family:&quot;">Sejarah</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Tetangga gw bernama “Nyangsang” (dalam bahasa Indonesia: tersangkut). <span> </span><strong><span> </span></strong>Padahal nama aslinya “Yanyan Suryana”(jauh ya?). Setelah gw tanya kenapa dia dipanggil “Nyangsang”, dia bilang: “Ada sejarahnya atuh!”. Konon katanya waktu si Yanyan Suryana ini masih kecil, dia pernah manjat pohon mangga, saat dia mau turun, tubuh kecilnya “nyangsang” alias nyangkut di antara ranting pohon. Nah, sejak saat itu, semua tetangga yang tau cerita soal nyangsang’nya si Yanyan ini serempak memanggilnya “Nyangsang”, sampe sekarang nama itu masih melekat, bahkan banyak di antara teman-temanya yang sama sekali nggak tau kalau si “Nyangsang” ini bernama asli<span> </span>Yanyan Suryana. Oh… gitu… Sejarah yang aneh?! (pikir gw)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.5in;"><!--[if !supportLists]--><strong><span style="font-family:&quot;"><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span></strong><!--[endif]--><strong><span style="font-family:&quot;">Ciri-Ciri Fisik</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-family:&quot;">Temen gw punya nama samaran “Jabeng” karena tubuhnya tinggi kurus. Dalam bahasa Sunda, tinggi kurus adalah jangkung begeng (jabeng).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-family:&quot;">Tetangga gw dipanggil “rebing” karena telinganya yang lebar. Dalam bahasa Sunda, telinga lebar disebut “rebing”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-family:&quot;">Temen adik gw nama aslinya Yudi tapi dipanggil “dekdut” (pendek gendut).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="font-family:&quot;">Temen SMA gw dipanggil “Tablo” (Tampang Blo’on) karna tampang nya yang blo’on.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.5in;"><!--[if !supportLists]--><strong><span style="font-family:&quot;"><span>3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span></strong><!--[endif]--><strong><span style="font-family:&quot;">Kemiripan dengan tokoh idola</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Kalo inget zamannya masih kuliah dulu, gw punya langganan nasi goreng yang biasa lewat di sekitar lingkungan kosan gw, si Mas yang jualan bernama “Primus” tentu aja itu nama samaran, kalo nama aslinya yaitu “Irlin”. Kenapa dia dipanggil Primus sih katanya orang-orang bilang dia mirip Primus. Padahal menurut gw wajahnya lebih mirip Tukul Arwana daripada Primus. Ah, entahlah!! Bentuknya ledekan atau ironi, yang jelas nama Mas Irlin telah tenggelam karna semua pelanggan dan teman-temannya memanggilnya dengan nama Primus. Pun demikian dengan dirinya sendiri, lebih nyaman dengan nama samaran tersebut. Oia, adik gw punya nama samaran Memet. Konon mukanya mirip artis pelawak yang nama nya Memet.<strong></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.5in;"><!--[if !supportLists]--><strong><span style="font-family:&quot;"><span>4.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span></strong><!--[endif]--><strong><span style="font-family:&quot;">Ketidak-PD-an</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Kalo yang ini, ceritanya gw dapet saat gw masih duduk di bangku SMP, temen satu kelas gw punya nama Novi Lestari, nama yang lumayan cantik kan? Tapi tau nggak siapa pemilik nama ini?! Dia adalah seorang cowok. Mmmmh….</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Agak keterlaluan memang si ortu, ngasih nama cowok kok begitu feminim, untung aja si anak nggak jadi kemayu kaya Emon di “Catatan Si Boy”. Alhasil si Novi ini tumbuh dengan mental “ketidak-PD-an”. Dicarilah nama samaran untuk menutupi nama aslinya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Seorang teman mempunyai nama asli “Hasbulloh”, Subhanalloh bukan?? Pasti artinya dalem banget, tapi dia punya nama samaran “John”. Mmmmh… ini sih antara Arab dan Amrik!! Apakah ini faktor ketidak-PD-an?? Coba tanya!!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;">Kesimpulannya?! Diluar dari semua asal muasal nempelnya nama samaran pada seseorang, gw yakin kalo sebagian besar si pemilik nama samaran ini nggak ada niatan untuk menyembunyikan<span> </span>nama asli pemberian orangtuanya, semua gw serahkan pada orang-orang diluar sana yang punya nama samaran. Cuma pesan gw, kalo memang pada sengaja pengen punya nama samaran, carilah nama-nama yang lebih beradab dari nama asli, jangan nama binatang!! <em>Please</em>!!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">(By: Restu)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ceritamingguini.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ceritamingguini.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ceritamingguini.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ceritamingguini.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ceritamingguini.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ceritamingguini.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ceritamingguini.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ceritamingguini.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ceritamingguini.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ceritamingguini.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ceritamingguini.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ceritamingguini.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ceritamingguini.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ceritamingguini.wordpress.com/215/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritamingguini.wordpress.com&amp;blog=3944856&amp;post=215&amp;subd=ceritamingguini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritamingguini.wordpress.com/2008/11/20/lagi-lagi-nama-samaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/09431e5fe3d22c27a5bf2bb4096fcfbc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ceritamingguini</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/potocerita/okami1preview.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Karma??</title>
		<link>http://ceritamingguini.wordpress.com/2008/11/20/karma/</link>
		<comments>http://ceritamingguini.wordpress.com/2008/11/20/karma/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2008 12:13:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cerita minggu ini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Restu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritamingguini.wordpress.com/?p=213</guid>
		<description><![CDATA[Pagi yang cerah, suasana lebih hangat dari biasanya. Hari ini hari ke-3 Idul Fitri. Suasana lebaran pun masih terasa di rumah gw. Anggota keluarga yang lain udah hilir mudik dengan aktivitasnya masing-masing. Bokap gw lagi nyuci mobilnya sambil sesekali bersiul-siul ria karna dengerin lagu jadul zaman Betaria Sonata dari tape mobil dengan volume yang hampir [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritamingguini.wordpress.com&amp;blog=3944856&amp;post=213&amp;subd=ceritamingguini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><img class="alignnone" src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/potocerita/catwomen.jpg" alt="" width="160" height="116" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;"><span style="font-family:&quot;">Pagi yang cerah, suasana lebih hangat dari biasanya. Hari ini hari ke-3 Idul Fitri. Suasana lebaran pun masih terasa di rumah gw. Anggota keluarga yang lain udah hilir mudik dengan aktivitasnya masing-masing. Bokap gw lagi nyuci mobilnya sambil sesekali bersiul-siul ria karna dengerin lagu jadul zaman Betaria Sonata dari tape mobil dengan volume yang hampir dapat didengar masyarakat satu erte, adik gw udah petantang petenteng dengan baju lebarannya (padahal umurnya udah 20 tahun, tapi masih pede pake baju baru di hari lebaran). Konon dia hendak bersilaturahmi ke rumah teman-teman kuliahnya.<span id="more-213"></span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;"><span> </span>Gw sendiri masih asik tertidur dengan selimut tebal yang sedari tadi sudah berusaha ditarik-tarik nyokap gw, dengan harapan gw bisa bangun dan membantu menyelesaikan pekerjaan rumah tangga yang begitu menumpuk <span> </span>mengingat setiap kali lebaran, banyak saudara dan handai tolan yang berkunjung ke rumah gw. Gw sih udah bisa membayangkan betapa menumpuknya piring kotor di dapur. Makanya gw berusaha untuk bangun lebih siang supaya nggak kebagian tugas rumah tangga yang selama ini di emban oleh nyokap gw.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;"><span> </span>Tapi apa dinyana, nyokap gw terus saja berusaha membangunkan gw dengan segala cara, kalau ibarat pahlawan sih sampai titik darah penghabisan. Semangat banget deuh!! Setelah “trik menarik selimut” tidak berhasil, nyokap dengan sengaja membereskan tempat tidur yang gw tidurin seolah-olah nggak ada orang yang sedang tidur di situ!!! Dengan terseok-seok akhirnya gw terbangun, masih dengan menenteng selimut, gw pindah ke kamar gw, karna waktu itu gw tidur di kamar adik gw. Sampai di kamar, gw kembali tidur karna mata masih ngajakin merem.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;"><span> </span>Melihat gw ngelanjutin tidur, nyokap hilang kesabaran. Beliau teriak-teriak manggil-manggil nama gw persis kayak ibunya Sinchan kalo lagi marah. Ah, ini pertanda buruk, pikir gw, akhirnya gw ngalah, dengan segenap tenaga, gw berusaha untuk bangun dari tidur gw. Tapi apa yang terjadi pemirsa?? Tiba-tiba…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Brrrrrrrruuuuuuuuukkkkkkkkkkkkkkkk!!!!!!! Sesuatu terjatuh dari atap kamar gw!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Aaaaaaaaaaaaaagggggggggggghhhhhhhhttttttttttt!!!!!! Gw teriak sejadi-jadinya. Puing-puing atap yang roboh menimpa tubuh gw, dengan sisa nyawa yang tersisa, gw mencoba menelaah…ternyata yang terjatuh dari atap itu adalah seekor kucing hamil berbulu abu yang kumal..setelah mendarat di kamar gw, itu kucing langsung ngibrit ke luar rumah dan tak terlihat lagi. Seketika setelah kejadian itu, semua kegiatan keluarga gw berubah total.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:&quot;">Bokap:</span></strong><span style="font-family:&quot;"> berhenti nyanyi-nyanyi dan langsung membereskan puing-puing atap yang roboh dan menambal atap bolong nya (sambil ngetawain gw).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:&quot;">Adek gw:</span></strong><span style="font-family:&quot;"> mengganti baju barunya dengan baju lama atas perintah bokap gw karna diminta membantu membereskan puing-puing yang berserakan. Tak lupa dia pun bercuap-cuap mengutuk itu kucing, karna jadi batal melancong ke rumah teman-temannya (sambil ngetawain gw juga).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:&quot;">Nyokap:</span></strong><span style="font-family:&quot;"> paling puas ngetawain gw yang masih melingo karna hampir saja kehilangan nyawa tertimpa reruntuhan atap. Beliau berpendapat bahwa apa yang menimpa gw adalah karma akibat dari ulah gw yang tidak menuruti kata-katanya. Sambil nyengir beliau berkata: “Coba tadi dibangunin langsung nurut, kan nggak akan ketimpa atap….hehehe…..”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:&quot;">Gw: </span></strong><span style="font-family:&quot;">berhenti melongo, dan bersyukur gw masih hidup. Akhirnya dengan iklhas gw membantu pekerjaan nyokap gw beres-beres rumah. <span> </span>Masih diiringi tawa keluarga gw, sebuah lagu Sunda yang berjudul “Bajing Luncat” (yang sudah gw ubah liriknya karna terinspirasi dari kejadian kucing lompat tadi) gw nyanyikan sambil cuci piring…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">“ucing luncat…..ucing luncat…ka astana adeuuuh…….”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:&quot;">NB:</span></strong><span style="font-family:&quot;"> Buat kucing hamil berbulu abu kumal, di manapun kamu berada, jangan pernah menginjakkan kaki di rumah gw lagi. Pasalnya, seluruh keluarga gw menaruh dendam kesumat padamu… daripada kamu di cincang hidup-hidup?? Hiiiiiiii……..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">(By: Restu)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ceritamingguini.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ceritamingguini.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ceritamingguini.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ceritamingguini.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ceritamingguini.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ceritamingguini.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ceritamingguini.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ceritamingguini.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ceritamingguini.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ceritamingguini.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ceritamingguini.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ceritamingguini.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ceritamingguini.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ceritamingguini.wordpress.com/213/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritamingguini.wordpress.com&amp;blog=3944856&amp;post=213&amp;subd=ceritamingguini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritamingguini.wordpress.com/2008/11/20/karma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/09431e5fe3d22c27a5bf2bb4096fcfbc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ceritamingguini</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/potocerita/catwomen.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Profesionalisme atau hati nurani?</title>
		<link>http://ceritamingguini.wordpress.com/2008/11/11/profesionalisme-atau-hati-nurani/</link>
		<comments>http://ceritamingguini.wordpress.com/2008/11/11/profesionalisme-atau-hati-nurani/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2008 06:01:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cerita minggu ini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aboks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritamingguini.wordpress.com/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[Misalnya lo seorang juru foto/ kemeraman, lalu di depan lo ada orang yg mau bunuh diri. Mana yang bakal dipilih, menyelamatkan orang itu atau lo nyalain terus kamera merekamnya sampe selesai? Mengingat ini adalah moment langka yang belum tentu kesempatanya datang setiap hari. Tapi, di sisi lain nurani lo sebagai manuasia bakal dipertanyakan. Sebuah pertanyaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritamingguini.wordpress.com&amp;blog=3944856&amp;post=208&amp;subd=ceritamingguini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="" src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/potocerita/andy2.jpg" class="alignnone" width="160" height="208" /><br />
Misalnya lo seorang juru foto/ kemeraman, lalu di depan lo ada orang yg mau bunuh diri. Mana yang bakal dipilih, menyelamatkan orang itu atau lo nyalain terus kamera merekamnya sampe selesai? Mengingat ini adalah moment langka yang belum tentu kesempatanya datang setiap hari. Tapi, di sisi lain nurani lo sebagai manuasia bakal dipertanyakan.<span id="more-208"></span><br />
Sebuah pertanyaan yg pastinya sering dilontarkan pada kelas-kelas jurnalistik/komunikasi dimanapun itu diadakan.</p>
<p>Tahun 1998, seorang wartawan foto Kompas bergegas meliput jalannya demo di sekitar kampus Trisakti. Demo sebenarnya berlangsung biasa saja, namun waktu itu menyuarakan pendapat turun kejalan belum menjadi hal yang biasa seperti sekarang. Mungkin karena itu pula pemerintah/ aparat melihat kejadian itu sebagai tindakan makar dan tidak patuh. Singkat kata, aparat bertindak represif, mahasiswa melawan tentara. Korban dari pihak mahasiswa berjatuhan. Salah satunya adalah Kiki, mahasiswi Trisakti yang tersungkur karena kepalanya terkena peluru karet. Kiki jatuh tepat di depan si wartawan foto tadi. Tapi&#8230; si wartawan malah asik mengambil gambar Kiki yg terjatuh. Setelah mencoba berbagai angel si wartawan pun mendaptkan gambar terbaiknya. Sebuah angel sederhana; seorang gadis terkapar di aspal dengan kaca mata hampir lepas, lalu di belakangnya aparat yang sedang menghambur mengejar demonstran yang ketakutan. Keesokan harinya foto itu muncul sbg headline di tempat si wartawan bekerja. The picture shock the world! Masyarakat kaget, dunia terperangah. Konon foto inilah yang memicu gelombang demonstrasi lebih besar, sampai kemudian terjadinya reformasi 1998.</p>
<p>Tapi sebentar, dimana rasa kemanusiaan si photographer itu? Ketika ada orang lain yang butuh pertolongan tapi dengan dingin malah memanfaatkannya sebagai objek pekejaan. Karena kononnya lagi si gadis terinjak-injak, bahkan menurut saksi ada beberapa aparat yang dengan sengaja menendangnya.<br />
Balik lagi kepertnyaan di awal, mana yg bakal lo pilih klo jd wartawan itu, menolong si gadis atau terus foto2 karena melihat moment langka? Pertanyaan ini juga dilontarkan Andy F. Noya di studio (secara off air) pada acara Kick Andy. Sebuah pertanyaan dilematis yang bakal terus hidup mengelilingi para juru gambar.<br />
Mau tau alasan wartawan foto itu tdk menolong Kiki?  Tonton acara Kick Andy, di MetroTV, Jumat 21.31wib dan ulangannya hari Minggu, lupa jamnya. terus kalo beruntung lo bisa liat muka genteng gw diantara audience hehehehehehe.. (serius amit bacanya) nonton ya!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ceritamingguini.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ceritamingguini.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ceritamingguini.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ceritamingguini.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ceritamingguini.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ceritamingguini.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ceritamingguini.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ceritamingguini.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ceritamingguini.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ceritamingguini.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ceritamingguini.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ceritamingguini.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ceritamingguini.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ceritamingguini.wordpress.com/208/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritamingguini.wordpress.com&amp;blog=3944856&amp;post=208&amp;subd=ceritamingguini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritamingguini.wordpress.com/2008/11/11/profesionalisme-atau-hati-nurani/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/09431e5fe3d22c27a5bf2bb4096fcfbc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ceritamingguini</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/potocerita/andy2.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Gelas</title>
		<link>http://ceritamingguini.wordpress.com/2008/10/13/gelas/</link>
		<comments>http://ceritamingguini.wordpress.com/2008/10/13/gelas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2008 01:23:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cerita minggu ini</dc:creator>
				<category><![CDATA[dwb]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritamingguini.wordpress.com/?p=203</guid>
		<description><![CDATA[Seorang guru mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya belakangan ini selalu tampak murung. &#8220;Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu? &#8221; sang Guru bertanya. &#8220;Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya, &#8221; jawab sang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritamingguini.wordpress.com&amp;blog=3944856&amp;post=203&amp;subd=ceritamingguini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/potocerita/wtr.jpg" alt="" width="160" height="168" /></p>
<p><span style="font-size:small;">Seorang guru mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya belakangan ini selalu tampak murung.</span></p>
<p>&#8220;Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu? &#8221; sang Guru bertanya.</p>
<p>&#8220;Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya, &#8221; jawab sang murid muda.<span id="more-203"></span></p>
<p>Sang Guru terkekeh. &#8220;Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam.</p>
<p>Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu.&#8221;</p>
<p>Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta.</p>
<p>&#8220;<span class="yshortcuts">Coba</span> ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu,&#8221; kata Sang Guru. &#8220;Setelah itu coba kau minum airnya sedikit.&#8221;</p>
<p>Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini  meringis karena meminum air asin.</p>
<p>&#8220;Bagaimana rasanya?&#8221; tanya Sang Guru.</p>
<p>&#8220;Asin, dan perutku jadi mual,&#8221; jawab si murid dengan wajah yang masih meringis.</p>
<p>Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis keasinan.</p>
<p>&#8220;Sekarang kau ikut aku.&#8221; Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat tempat mereka. &#8220;Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau.&#8221;</p>
<p>Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah di hadapan guru, begitu pikirnya.</p>
<p>&#8220;Sekarang, coba kau minum air danau itu,&#8221; kata Sang Guru sambil mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat di pinggir danau.</p>
<p>Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, dan membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin dan segar mengalir di tenggorokannya, Sang Guru bertanya kepadanya, &#8220;Bagaimana rasanya?&#8221;</p>
<p>&#8220;Segar, segar sekali,&#8221; kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan punggung tangannya. Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber air di atas sana . Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah.</p>
<p>Dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang tersisa di mulutnya.</p>
<p>&#8220;Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?&#8221;</p>
<p>&#8220;Tidak sama sekali,&#8221; kata si murid sambil mengambil air dan meminumnya lagi. Sang Guru hanya tersenyum memperhatikannya, membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas.</p>
<p>&#8220;Nak,&#8221; kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum. &#8220;Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih.</p>
<p>Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah dikadar oleh Allah, sesuai untuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang bebas dari penderitaan dan masalah.&#8221;</p>
<p>Si murid terdiam, mendengarkan.</p>
<p>&#8220;Tapi Nak, rasa `asin&#8217; dari penderitaan yang dialami itu sangat tergantung dari besarnya hati yang menampungnya. <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Jadi</span> Nak, supaya tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan hati dalam dadamu itu jadi sebesar danau.&#8221;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ceritamingguini.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ceritamingguini.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ceritamingguini.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ceritamingguini.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ceritamingguini.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ceritamingguini.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ceritamingguini.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ceritamingguini.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ceritamingguini.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ceritamingguini.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ceritamingguini.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ceritamingguini.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ceritamingguini.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ceritamingguini.wordpress.com/203/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritamingguini.wordpress.com&amp;blog=3944856&amp;post=203&amp;subd=ceritamingguini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritamingguini.wordpress.com/2008/10/13/gelas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/09431e5fe3d22c27a5bf2bb4096fcfbc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ceritamingguini</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/potocerita/wtr.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Mubarrak</title>
		<link>http://ceritamingguini.wordpress.com/2008/09/26/mubarrak/</link>
		<comments>http://ceritamingguini.wordpress.com/2008/09/26/mubarrak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2008 10:52:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cerita minggu ini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aboks]]></category>
		<category><![CDATA[dwb]]></category>
		<category><![CDATA[PunQ]]></category>
		<category><![CDATA[Reddy]]></category>
		<category><![CDATA[Restu]]></category>
		<category><![CDATA[Tya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritamingguini.wordpress.com/?p=194</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritamingguini.wordpress.com&amp;blog=3944856&amp;post=194&amp;subd=ceritamingguini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/potocerita/mubarrak-1.jpg" alt="" width="490" height="213" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ceritamingguini.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ceritamingguini.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ceritamingguini.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ceritamingguini.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ceritamingguini.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ceritamingguini.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ceritamingguini.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ceritamingguini.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ceritamingguini.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ceritamingguini.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ceritamingguini.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ceritamingguini.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ceritamingguini.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ceritamingguini.wordpress.com/194/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritamingguini.wordpress.com&amp;blog=3944856&amp;post=194&amp;subd=ceritamingguini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritamingguini.wordpress.com/2008/09/26/mubarrak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/09431e5fe3d22c27a5bf2bb4096fcfbc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ceritamingguini</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/potocerita/mubarrak-1.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>homo homini lupus</title>
		<link>http://ceritamingguini.wordpress.com/2008/09/23/homo-homini-lupus/</link>
		<comments>http://ceritamingguini.wordpress.com/2008/09/23/homo-homini-lupus/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 14:27:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cerita minggu ini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Reddy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritamingguini.wordpress.com/?p=172</guid>
		<description><![CDATA[Dalam realita kehidupan seringkali kita diwarnai dengan yang namanya persaingan. Semuanya dapat dilihat dari dunia bisnis, ekonomi sampai dunia politik. Di dunia bisnis, ekonomi dan politik, kesuksesan persaingan bukan saja dimaknai sebagai pintu untuk mendatangkan uang dalam jumlah yang besar, tetapi kesuksesan persainganpun dimaknai sebagai sebuah gengsi. Keadaan seperti ini pasti akan berlangsung terus selama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritamingguini.wordpress.com&amp;blog=3944856&amp;post=172&amp;subd=ceritamingguini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><img class="alignnone" src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/potocerita/2copy.jpg" alt="" width="160" height="213" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Dalam realita kehidupan seringkali kita diwarnai dengan yang namanya persaingan. Semuanya dapat dilihat dari dunia bisnis, ekonomi sampai dunia politik. Di dunia bisnis, ekonomi dan politik, kesuksesan persaingan bukan saja dimaknai sebagai pintu untuk mendatangkan uang dalam jumlah yang besar, tetapi kesuksesan persainganpun dimaknai sebagai sebuah gengsi. Keadaan seperti ini pasti akan berlangsung terus selama manusia masih tinggal di planet yang bernama bumi ini.</span><span id="more-172"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Kata yang dalam bahasa inggrisnya <em>rivalry</em> ini terus menjadi hal yang selalu memacu manusia untuk menjadi nomor satu. Menjadi yang tergagah, terkuat, terhebat, terpandang dan paling dihormati, bahkan bukan hanya itu saja melainkan juga dicintai dan disayangi. Semua orang pasti pernah ngerasain atau ngalamin persaingan  Percaya ga kalo temen bisa jadi lawan? Bahkan saudara juga bisa jadi lawan. Banyak kasus kaya gini: </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Kasus 1:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Seorang laki-laki bernama Medi (maap kalo ada persamaan nama) berteman dengan laki-laki yang bernama Andri. Mereka kuliah di satu fakultas ilmu komunikasi, jurusan manajemen komunikasi, dan satu kelas pula. Setelah lulus, mereka sama2 mendapat gelar yang sama yaitu S.Ikom. Lalu mereka melamar kerja pada perusahaan yang sama. Perusahan ini hanya membutuhkan 1 orang sarjana komunikasi saja. Saat mereka di test, mereka pasti menunjukan seluruh kemampuan yang mereka punya agar dapat di terima di perusahaan tersebut. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Kasus 2:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Redi dan John sudah berteman sejak 5 tahun yang lalu. Pertemanannya dimulai dari awal perkuliahannya. Tiba2 ada seorang cewe cantik dari fakultas lain datang ke dalam kehidupan mereka. Keduanya tertarik pada cewe itu. Kita sebut aja si cewe Ajeng. Ajeng</span><span style="font-family:Arial;"> </span><span style="font-family:Arial;">adalah seorang cewe yang lugu dan kebetulan dia lagi jomblo. Redi coba mendekati dia dengan caranya sendiri (mungkin mistik), begitu juga John. Keduanya saling berkompetisi dalam mendapatkan si </span><span style="font-family:Arial;">Ajeng </span><span style="font-family:Arial;">ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Kasus 3:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Suatu hari Ucup sakit perut, dan pada saat yang sama Abok juga sakit perut. Mereka ingin buang air besar, Ingiiiiiiiiiin sekali. Kebayangkan? Nah, pada saat itu toilet rumah Reddy yang nganggur cuma ada satu karena toilet yang di dalam lagi di pake mandi sama teh devi jadi yang nganggu cuma yang diluar aja. Kemudian mereka Saling berpandang. Ucup bicara dalam hati, “gw harus boker duluan”. Abok juga demikian, “gw yang duluan”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Contoh diatas adalah sebuah bukti kongkrit bahwa persaingan selalu terjadi. Tidak ada satupun manusia yang tidak pernah berkompetisi atau bersaing. Seperti halnya ketiga contoh kasus di atas. Kasus 1 menceritakan dua orang sahabat yang bersaing demi mendapatkan pekerjaan, kasus 2 menceritakan persaingan dalam mendapatkan pasangan (pacar), kasus 3 menceritakan persaingan dalam menggunakan fasilitas umum. Oleh itu jika ada salah satu teman kalian jadi saingan, itu adalah hal yang wajar. Mau <em>homo homini lupus</em> atau <em>radikus makan kakus</em> kek, jangan takut kawan jadi lawan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Memang tidak dapat disangka, persaingan terkadang sarat akan nilai-nilai kemanusiaan. Kadang-kadang lucu dan membuat orang tertawa terpingkal-pingkal, namun tak jarang pula persaingan tersebut mengharu birukan suasana batin seseorang. </span><span style="font-family:Arial;">Kita seakan-akan diingatkan akan arti sebuah tolong-menolong, arti persahabatan, dan arti berbagi antar sesama manusia. <strong>Ternyata esensi persaingan yang paling mendalam dan mulia berada pada hati nurani dan kesetiaan kita untuk berbuat sesuatu kepada orang lain</strong>. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Arial;">(Reddy)</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Arial;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-family:Arial;">Comment pleaseee&#8230;.!!!</span></em></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ceritamingguini.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ceritamingguini.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ceritamingguini.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ceritamingguini.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ceritamingguini.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ceritamingguini.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ceritamingguini.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ceritamingguini.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ceritamingguini.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ceritamingguini.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ceritamingguini.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ceritamingguini.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ceritamingguini.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ceritamingguini.wordpress.com/172/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritamingguini.wordpress.com&amp;blog=3944856&amp;post=172&amp;subd=ceritamingguini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritamingguini.wordpress.com/2008/09/23/homo-homini-lupus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/09431e5fe3d22c27a5bf2bb4096fcfbc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ceritamingguini</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/potocerita/2copy.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Murid Baru</title>
		<link>http://ceritamingguini.wordpress.com/2008/09/22/murid-baru/</link>
		<comments>http://ceritamingguini.wordpress.com/2008/09/22/murid-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2008 12:10:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cerita minggu ini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aboks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritamingguini.wordpress.com/?p=164</guid>
		<description><![CDATA[Gw punya 2 SD, yang satu deket rumah, satu lagi agak jauh dari rumah. SD yang pertama namanya Munjul Jaya, sesuai nama komplek tempat gw tinggal. Kls 4 gw pindah ke SD kedua. Namanya SDN A.Yani XII. Jadi murid pindahan beda rasanya dengan saat kita masuk SMP, SMA, atau kuliah. Karena sebagai murid baru di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritamingguini.wordpress.com&amp;blog=3944856&amp;post=164&amp;subd=ceritamingguini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/potocerita/CRB002644.jpg" alt="" width="160" height="201" /></p>
<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0       MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--> <!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0       MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Gw punya 2 SD, yang satu deket rumah, satu lagi agak jauh dari rumah. SD yang pertama namanya Munjul Jaya, sesuai nama komplek tempat gw tinggal. Kls 4 gw pindah ke SD kedua. Namanya SDN A.Yani XII. Jadi murid pindahan beda rasanya dengan saat kita masuk SMP, SMA, atau kuliah. </span><span style="font-family:Arial;">Karena sebagai murid baru di sini berarti cuma lo sendirian yang asing. </span><span style="font-family:Arial;">Saat orang2 asik dengan teman yang lain&#8230;lo masih harus adaptasi sana-sini, jd agak tertahan. Tapi jadi murid pindahan ga seburuk itu, ada asiknya jg.</span><span id="more-164"></span><span style="font-family:Arial;">Seperti, lo bakal <em>famous</em> sendiri. Maksud gw bila tiba-tiba di jalan ada yang senyum sama lo atau bahkan negur lo, mungkin dia adalah temen lo dari tepat yg baru. Seperti saat ini gw yang baru pindah kantor. Sumpah! Gw orang ter-<em>famous</em> sekantor sekarang. Hahaha&#8230;orang seperti berlomba2 pengen kenalan sm gw, beberapa kali diantara mereka nyamperin ke meja trus nyodorin tangan ngajak kenalan. Tp resikonya gw harus ngapalin banyak muka dan nama2 baru sekaligus (ga enak klo ketuker2).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Arial;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Arial;">Mana bambu runcingku?</span></strong><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">“<em>Sorry, I forskot (forgot) your name?</em>” geblek! </span><em><span style="font-family:Arial;">Spelling</span></em><span style="font-family:Arial;"> Inggris orang Jepang adalah yang terburuk di dunia. Yang ngomong <em>forskot</em>’ barusan namanya Ammano, salah satu ekspatriat Jepang di kantor. Sebelumnya malah lebih parah, masa dia ngomong Jepang ke gw&#8230;bingunglah! </span><span style="font-family:Arial;">Untung gw tanggap klo dia ngajak kenalan. </span><span style="font-family:Arial;">Orang Jepang memang membawa budayanya kemana-mana, bahkan sampai ke seberang lautan jauh dari negerinya. Beberapa temen (baru) gw bahkan rela mengucapkan salam dalam bahasa Jepang ketika bertemu dengan mereka. Gw bukan seorang nasionalis yg dengan impulsif bakal angkat senjata membela NKRI tanpa alasn jelas, tapi dengernya kok rasanya gerah<em>,</em> kaya terjajah secara budaya gitu (mana bambu runcingkuu!). Gw paham sekarang kemarahan seorang copywriter, yg sempet menolak perintah bosnya(bule) gara-gara ga pernah mau berbahasa Indonesia. Padahal mereka cari makan di sini (Indonesia!).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Ada kejadian aneh lain. Ceritanya 2 orang bos gw lg ngobrol asik banget. Bos yg satu org kita (Indonesia) yg satu lg Jepang. Lalu peserta obrolan bertambah beberapa staf lain yg nimbrung. Jadi komposisinya sekarang 1 orang Jepang yg sedang ngobrol dengan beberapa orang Indonesia. Sebenernya bhasa yang mendominasi waktu itu sudah Indonesia&#8230;tapi dasar, si Jepun tetep keukueh pake bhs moyangnya. Gw yakin bgt si Jepun bs bhs Indonesia, buktinya ketika ada joke yg muncul dalam bhs Indonesia, dia yg ngakak pertama. Bukan gw keki sm bhs Jepang, dalam komunikasi bahasa cuma medium. Karena kebutuhan pesan maka harus ada yang dikonvensi, supaya lo ngarti, gw ngerti. Inggris gw mmg ga bgs2 amat, tp klo org Jepang ketemu orang Sunda kya gw, jangan pake bhs Jepang dong!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Gw berandai-andai gimana dengan TKI kita yg jd ekspatriat di luar sono. </span><span style="font-family:Arial;">Apa mereka jg <em>keukeuh</em> bawa budaya kita kesana. </span><span style="font-family:Arial;">Hehe..inget film Catatan Si Boy? Di situ diceritain ada keluarga Indonesia yang menetap di Amrik. </span><span style="font-family:Arial;">Yang menarik mereka pake pembokat bule. Si bule itu didandanin gaya pembokat2 Jawa bermajikan feodal. Lengkap dengan kebaya dan ngesotnya. Klo disuruh sama simajikan si bule bakal menjawab, <em>”muhun ndoro.”</em> Hehe.. ada gak ya&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Ah tapi gw aja kali yang masih baru, belum biasa. Sama orang-orangnya, lingkungan, toilet terdekat, jalan ke kantor tercepat, dsb. Walaupun gw lg tenar (sekantor) tetep rasanya kok blm banyak temen&#8230;Masih kebanyakan bengong klo jam makan siang. Mana puasa laperrr&#8230; udah ah bingung gw cara nutup tulisan ini, cari aja sendiri moral yg bs lo petik dr postingan ini (klo ada).. <em>samulekum</em>!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">(Aboks)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ceritamingguini.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ceritamingguini.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ceritamingguini.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ceritamingguini.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ceritamingguini.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ceritamingguini.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ceritamingguini.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ceritamingguini.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ceritamingguini.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ceritamingguini.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ceritamingguini.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ceritamingguini.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ceritamingguini.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ceritamingguini.wordpress.com/164/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritamingguini.wordpress.com&amp;blog=3944856&amp;post=164&amp;subd=ceritamingguini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritamingguini.wordpress.com/2008/09/22/murid-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/09431e5fe3d22c27a5bf2bb4096fcfbc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ceritamingguini</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/potocerita/CRB002644.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Insomnia</title>
		<link>http://ceritamingguini.wordpress.com/2008/09/18/imsomnia/</link>
		<comments>http://ceritamingguini.wordpress.com/2008/09/18/imsomnia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Sep 2008 14:19:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cerita minggu ini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritamingguini.wordpress.com/?p=157</guid>
		<description><![CDATA[Ini malam ke 5 aku nggak bisa tidur.Kadang aku sendiri bingung dengan siklus tubuhku sendiri,dan keadaan ini sudah aku alami selama hampir 2 bulan ini. Kalaupun aku bisa tidur paling banter cuma 2-3 jam. Aku jadi ingat sebuah stasiun radio di bandung yang selalu menyapa pendengarnya dengan sebutan Para Pelintas Malam.Ya bisa di katakan aku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritamingguini.wordpress.com&amp;blog=3944856&amp;post=157&amp;subd=ceritamingguini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><img class="alignnone" src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/potocerita/insom.jpg" alt="" width="160" height="130" /></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Ini malam ke 5 aku nggak bisa tidur.Kadang aku sendiri bingung dengan siklus tubuhku sendiri,dan keadaan ini sudah aku alami selama hampir 2 bulan ini. Kalaupun aku bisa tidur paling banter cuma 2-3 jam.<br />
Aku jadi ingat sebuah stasiun radio di bandung yang selalu menyapa pendengarnya dengan sebutan Para Pelintas Malam.Ya bisa di katakan aku sekarang menjadi seorang Pelintas Malam.</span><span id="more-157"></span><br />
<span lang="EN-US"> Ada keasyikan tersendiri ketika tengah malam kita sendirian ,bergelut dengan pikiran sendiri dan hanya di temani teh hangat sama boneka ujangku. Biasanya aku habiskan malam kalau nggak gangguin orang2 yang belum tidur atau paling-paling menulis omong kosong di buku journal yang emang selalu menemaniku hampir selama 4 tahun ini.<br />
Aku jadi ingat  pernah menulis di buku itu sekitar 2 tahun yang lalu ketika usiaku genap 22 tahun  semacam testemonial diri.<br />
Aku coba menuliskan harapan-harapanku ke depan dan ternyata apa yang ku harapkan tersebut sampai saat ini bukannya terwujud namun malah menjadi semakin runyam.<br />
Ternyata memang benar kata orang-orang tua bahwa jangan menggantungkan mimpi terlalu tinggi, jatuhnya pasti akan sakit sekali. dan itu kurasakan sekarang.<br />
Kadang aku sering berkata pada diriku sendiri it’s okey, but hati ternyata tak bisa di tipu. <em>you’ve got to get your self together now you stuck in the moment and you can’t get out of it</em> ,ya U2 benar <em>that’s what i’m fell it right now</em><br />
Aku rindu seorang teman yang bisa ngobrol,sharing dan celakanya saat ini aku nggak punya teman semacam itu sekarang.<br />
Ini malam ke 5 aku nggak bisa tidur ……….</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ceritamingguini.wordpress.com/157/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ceritamingguini.wordpress.com/157/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ceritamingguini.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ceritamingguini.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ceritamingguini.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ceritamingguini.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ceritamingguini.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ceritamingguini.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ceritamingguini.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ceritamingguini.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ceritamingguini.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ceritamingguini.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ceritamingguini.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ceritamingguini.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ceritamingguini.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ceritamingguini.wordpress.com/157/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ceritamingguini.wordpress.com&amp;blog=3944856&amp;post=157&amp;subd=ceritamingguini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritamingguini.wordpress.com/2008/09/18/imsomnia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/09431e5fe3d22c27a5bf2bb4096fcfbc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ceritamingguini</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/potocerita/insom.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
